Pasar lama di kota kecil mulai runtuh saat

pasokan bahan pokok terputus. Para pedagang

berbondongbondong mencari alternatif, tapi hanya

satu orang yang tetap berdiri: seorang preman

pasar yang dulu menjadi tulang punggung

perdagangan.

Dia menemukan surat lama dari masa revolusi,

menyimpan rahasia tentang perahu yang pernah

membawa barang ilegal ke luar negeri. Surat itu

menyebutkan nama seseorang yang dikira sudah

mati, dan kini muncul kembali sebagai pemimpin

sekte yang menguasai wilayah itu.

Sekte tersebut meminta dia untuk ikut ujian

masuk, sebuah ritual yang melibatkan pengorbanan

darah dan janji setia. Dia menolak, tapi sekte

itu mengancam akan meruntuhkan semua yang dia

bangun.

Dalam malam pertama ujian, dia dipaksa memasuki

ruang bawah tanah yang dibangun dari fondasi

kolonial. Di sana, dia melihat bayangan para

pejuang revolusi yang dulu berjuang untuk

kemerdekaan, kini menjadi penjaga rahasia yang

tak bisa diungkap.

Dia memilih untuk menghadapi ujian dengan cara

sendiri: mengumpulkan bukti kejahatan sekte dan

menyerahkan ke pihak berwenang. Tapi saat dia

sampai di kantor polisi, dia menemukan bahwa

petugas itu juga bagian dari sekte.

Di tengah kekacauan, dia menemukan kunci yang

bisa membuka perahu tersembunyi. Dia memutuskan

untuk meninggalkan kota, membawa rahasia itu

bersamanya. Pasar lama hancur, tapi dia tidak

pulang.

Kisah ini berakhir di tengah jalan, tapi efeknya

akan terasa selamanya.