Tahun 2078, bumi telah menjadi tempat tak

terduga. Sisa manusia hidup di kotakota

terkapsul, sementara alam liar menguasai wilayah

lain. Teknologi yang tersisa tidak lagi bisa

menyelamatkan mereka dari radiasi, dan hanya

sedikit yang tahu cara melindungi diri. Di satu

dari kotakota itu, Rizal, seorang teknisi tua,

ditemukan oleh Lina, seorang wanita mandiri yang

datang dari luar kota. Ia membawa buku catatan

rahasia tentang teknik penghalang energi,

satusatunya senjata yang masih bisa melawan

ancaman radiasi.

Lina menawarkan kekuatan barunya kepada Rizal,

tetapi ia menolak. Ia percaya bahwa teknologi

lama—yang dipakai para leluhurnya—masih bisa

digunakan. Tapi ketika kota mereka diserang oleh

kelompok bersenjata yang ingin menguasai sumber

daya, Rizal terpaksa mempertimbangkan tawaran

Lina. Dalam prosesnya, ia bertemu dengan Sari,

seorang dokter yang selama ini bekerja di klinik

kota. Ia jatuh cinta pada Sari, tapi hatinya

terpecah antara kesetiaan pada masa lalu dan

keinginan untuk hidup di masa depan yang

ditawarkan Lina.

Cinta segitiga memicu gelisah di antara mereka.

Sari merasa dikhianati, Rizal terbelenggu antara

dua dunia, dan Lina, yang selama ini menghindari

ikatan emosional, mulai ragu akan keputusannya.

Ketika sebuah ledakan radiasi menghancurkan

pusat kota, mereka harus memilih: tinggal di

kota yang semakin rapuh atau mencari kehidupan

baru di luar batas kota, di alam liar yang penuh

bahaya.

Dalam kegelapan akhir, Rizal memutuskan untuk

menjaga kota, meski artinya ia harus

meninggalkan Lina. Sari memilih untuk pergi

bersamanya, karena ia yakin bahwa kekuatan

barunya adalah kunci untuk menyelamatkan semua

orang. Lina sendiri menghilang dalam kabut,

meninggalkan buku catatannya sebagai satusatunya

petunjuk bahwa ia belum sepenuhnya hilang.

Kota itu tetap berdiri, tapi hati Rizal dan Sari

terus bergelora, seperti gelisah yang tak pernah

padam.