Di bawah langit berbintik di Nusantara yang

berubah menjadi tanah ajaib, Ratu Tiran Adipati

Kresna memperketat pengawasan atas rakyatnya

dengan sihir lama yang menghambat kekuatan alam.

Ia menyembunyikan kelemahan: setiap kali bumi

mengguncang, kekuatannya melemah.

Dari desa kecil di Jawa Barat, Siti Aisyah,

seorang ibu rumah tangga, tidak pernah

membayangkan bahwa ia akan menjadi kunci

kebangkitan dunia. Pada malam pergantian bulan,

ia menyentuh batu karang kuno yang tersembunyi

di bawah sungai, dan kekuatan bumi mengalir ke

dalam tubuhnya. Dengan satu sentuhan, air sungai

mengalirkan api dari dasarnya, menghancurkan

pertahanan raja.

Kekuatan tersembunyi itu membuatnya menjadi

sasaran utama Adipati Kresna. Ia mengirim

pasukan bayangan dan makhluk raksasa, salah

satunya adalah Buto Lembu, seekor monster

berkaki empat dengan tanduk tajam yang mampu

mengguncang gunung. Di hutan purba, Siti harus

bertarung melawan makhluk tersebut, menggunakan

kekuatan bumi untuk menjadikannya kembali

menjadi batu.

Tapi kekuatan itu datang dengan harga. Setiap

kali ia menggunakannya, kulitnya mengelupas

seperti daun kering, dan suaranya mulai

menghilang. Rakyat mengetahui keberadaannya,

tetapi tak seorang pun berani menghampiri, takut

jadi korban selanjutnya.

Pada akhirnya, di puncak Gunung Bromo, ia

bertemu dengan Adipati Kresna. Raja tiran itu

mencoba menghancurkannya dengan sihir gelap,

tapi Siti menggali kekuatan terdalam bumi—

kekuatan yang tidak bisa dimiliki oleh manusia

biasa. Dengan satu serpihan batu yang ia

lemparkan, Adipati Kresna runtuh, dan kekuatan

bumi mengembalikan keseimbangan alam.

Siti jatuh, tetapi rakyat menyebutnya sebagai

pahlawan. Ia tak lagi bisa berbicara, tapi

senyumnya mengatakan segalanya. Dunia yang

sempat hancur kini berdiri kembali, dengan

kekuatan yang hanya bisa ditemukan dalam jiwa

seorang wanita biasa.